GagasMedia.Com

Komunitas Penulis Indonesia, Publish Tulisan atau Opini Anda Disini !
Random Image

Resep Nusantara


Archive for March, 2008


Dosenku sayang..Dosenku jahanam!!!

AddThis Social Bookmark Button apply.web.id Lintas Beritakan

Dulu guru-guru gua di SMA sering bilang kalo kuliah itu beda sama SMA, gini kata guru gua “anak-anak kalau kalian nanti sudah kuliah dosen kalian itu tidak akan memperdulikan, kalian masuk atau tidak. Jadi terserah kalian mau masuk kuliah atau tudak” begitulah kira-kiranya. Ternyata hampir dua taun gua kuliah kata-kata yang pernah terucap oleh guru SMA gua, ternyata tidak terbukti sama sekali. Kata siapa kuliah beda sama SMA, sama aza kali? terus kata siapa dosen kaga peduli sama mahasiswanya…Dosen tetep memperhatikan mahasiswanya, kalau mahasiswanya tidak masuk kuliahnya empat kali dengan jahanamnya sang dosenku akan mengeluarkan ultimatum mahasiswa tidak boleh ikut ujian..Coba kalau SMA kaga masuk seminngu juga masih boleh ikut ulangan umum kan? terus mengapa masih banyak orang di luar sana ngomong kalau kulaiah itu BEBAS…Jadi selam dua taun gua di dunia perkuliahan, gua udah bikin penelitian kecil-kecilan tentang dosen, dari hasil penelitian gua ini menghasilkan beberapa tipe dosen…ANTARA LAIN:

1. TIPE NARCISME, dosen yang sukanya ngebanggain dirinya sendiri atau kelurganya. Biasanya dosen ini sering ngomong gini “saya dulu pas pemilihan rektor saya dicalonkan sama temen-teman saya”

2. TIPE CARNIVORAISME, yaitu dosen yang tidak pernah mengerti akan penderitaan mahasiswanya. KArena setiap pertemuan selalu diisi dengan pembahasan soal-soal dan diakhir kuliah tanpa akal dan nalarnya memberi tugas. Dan itu akan membuat mahasiswa mati karena sindrom tugas.

3. TIPE SALESISME, tipe dosen ini salah satu dosen yang dibenci oleh mahasiswa kere(termasuk gua), karena selalu ngejual diktat aza…

4. TIPE ABSENISME, dosen ini yang sangat disukai oleh semua mahasiswa dimanapun, cuz karena setiap pertemuan kaga pernah hadir, terus kalau udah mau ujian baru ngejar materi. Tapi ujung-ujungnya ujiannya OPEN BOOK

YA..itulah beberapa tipe dosen yang ada di kampus gua…Gua minta maap ya kalau yang baca tulisan ini berprofesi sebagai dosen..Ga maksud ngehina…

Knight in Shining Armor

AddThis Social Bookmark Button apply.web.id Lintas Beritakan

Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “Kesatria dalam jubah perang”

Tokoh ini jadi impian dalam setiap kehidupan seorang wanita.

Karena wanita membutuhkan sosok laki-laki yang bisa melindungi.

Walaupun tampak luar bisa terlihat lebih perkasa dari seorang pria, namun sebenarnya di dalam diri seorang wanita tersimpan kerapuhan.

Keperkasaan seorang wanita adalah tameng agak tidak mudah disakiti.

Tameng ini yang sering menjadi penghalang seorang lelaki bisa memahami hati wanita.

(Mungkin) dimata para lelaki yang terlihat hanya hitam atau putih tidak pernah ada abu-abu, (mungkin) wanita yang terlihat mandiri tidak perlu lagi laki-laki dalam kehidupannya, (pastinya) seberapapun mandirinya seorang wanita mereka butuh seorang pria dalam kehidupannya bukan sebagai pelengkap tapi sebagai pasangan yang dapat saling mendukung satu sama lain.

Jujur … terkadang wanita yang terlihat lemah dan tak berdaya lebih mudah menarik perhatian seorang pria, apa lagi jika sang wanita adalah sosok yang cantik. Maaf nih … bukannya mau menunjukkan rasa iri tapi hanya menunjukkan kenyataan yang ada. (Mungkin) dengan wanita yang lemah, pria bisa lebih merasa dibutuhkan ketimbang bila bersama wanita yang terlalu mandiri.

Kesatria yang dinanti oleh kaum hawa terkadang tersesat ditengah perjalanan, bila petunjuk yang diberikan kurang jelas. Alasan itu terkadang jitu untuk menghidari pertanyaan klise untuk para veteran jomblo, yang terkadang pengen muntah mendengar pertanyaan yang sama berulang-ulang seperti kaset rusak. Mereka selalu bilang jodoh, rejeki dan kematian itu sudah diatur sama Allah terus kenapa juga mereka masih menanyakan “Kenapa?”

Kenapa sih mereka tidak bisa menerima kenyataan bahwa menikah itu adalah sebuah pilihan, bukan memilih antara menikah atau tidak, tapi memilih pasangan hidup. Bila harus menikah karena mengejar status atau karena usia dengan pria manapun yang datang tanpa perdulikan hati dan nurani, berapa lama pernikahan itu akan bertahan? Bilapun ada yang bisa bertahan, saya salut sama mereka.

Jadi kisah kesatria tidak akan mungkin terjadi, itu menurut saya. Cerita itu hanya bisa terjadi dalam novel romantis untuk menghibur wanita atau pria yang rindu akan romantisme dalam kehidupannya, dan itu termasuk saya didalamnya ;)