HIKAYAT PENCIPTAAN PEREMPUAN PERTAMA DIDUNIA
Ketika dewa dewa akan tidur setelah kelelahan berpesta, salah satu dari mereka melihat dari kejauhan bumi sedang menangis. Ia segera melaporkan hal itu pada dewa tertinggi. Kemudian dewa tertinggi mengutus salah satu dari mereka yang pandai meniup seruling untuk turun ke bumi.
Turunlah sang dewa sendirian. Dipuncak gunung paling tinggi dewa bertanya gerangan apa yang membuat ia menangis. Bumi mengusap air matanya, sambil sesenggukan ia berkata kalau dirinya merasa sangat kesepian. Sejak ia tercipta, yang ada hanya siang, malam, padang rumput, kabut dan angin saja. Ia memohon kalau dewa dewa dilangit berkenan untuk menciptakan kehidupan baru disini. Sang dewa mahfum. Lalu ia terbang kembali kelangit dan menyampaikan keinginan bumi pada dewa tertinggi. Ketika menerima laporan itu, Dewa tertinggi merenung lalu berkata, “ciptakanlah kehidupan dengan cara mengelilingi dunia sambil meniup serulingmu”.
Tak berapa lama, sang dewa sudah ada dibumi kembali, siap dengan seruling dibibirnya. Ia memejamkan mata dan mulai menyenandungkan lagu lagu riang, ceria dan jenaka. Ia berkeliling dari satu tempat ketempat lain. Pada setiap tempat yang telah ia lewati, secara ajaib mekarlah bermacam macam bunga dengan beragam warna yang sangat cantik. Ada yang berwarna merah, kuning, putih, biru, violet, jingga Semua tumbuh sejadi jadinya karena mendengar tiupan seruling sang dewa. Semakin jauh sang dewa berkeliling semakin semarak bumi dengan hamparan bunga bunga. Didataran tinggi ataupun rendah, dipegunungan dan pesisir, dihulu dan hilir sungai, dibukit bukit, dikaki gunung, dilembah dan ngarai semua menjadi serba bunga. Sampai suatu ketika ia tuntas menyelesaikan tugasnya, ia bertanya, “apakah kau sudah merasa cukup bahagia sekarang ?”
Bumi mengangguk, wajahnya memerah tanda bahagia. kini tak lepas senyum dari bibirnya.
Ketika sang dewa hendak kembali lagi kelangit, ia berpesan agar bumi merawat bunga bunga itu sebaik mungkin sehingga tidak mati. Namun bumi menjawab ia adalah benda bukan mahluk, karena ia benda maka ia tak punya kuasa untuk melakukan hal hal semacam itu. Tugasnya memang menumbuhkan mahluk mahluk dan tumbuhan namun tidak berarti ia dapat mempertahankan kehidupan. sang dewa kembali mahfum. Dilihatnya sekuntum mawar paling cantik disebuah tempat yang sekarang oleh manusia dikenal dengan Acadia. Ia memetiknya, dan membasuhnya pada sebuah sungai hingga bertambah cantiklah ia. Setelah memapatkan rapalan mantra, tiba tiba berubahlah mawar tersebut menjadi gadis muda yang cantik jelita. Gadis pertama yang lahir dengan segala kesempurnaan. Rambutnya terurai bergelombang seperti sapuan ombak, bola matanya bulat hitam seperti batu pualam, bibirnya tipis merekah seperti fajar, lesung pipinya imut seperti ada dua buah bulan sabit tersimpan disamping kanan dan kiri dagunya. Dari tangan kanannya mengalir cinta dan kasih sayang tak terhingga. Dari tangan kirinya terhampar maaf seluas lautan. Ketika tubuhnya yang semampai menggeliat menyambut kehidupan, semerbaklah harum mawar keseluruh penjuru dunia.
Sang dewa berkata pada gadis itu kalau ia diciptakan untuk memelihara bunga bunga dibumi. Sang gadis tersenyum, ia amat bahagia menerima tugas tersebut karena memang sudah menjadi fitrahnya untuk memebesarkan dan mengasuh kehidupan. sebelum pulang, dewa memberikan serulingnya. Ia berkata kalau bunga bunga mulai layu, tipulah seruling ini, niscaya ia dapat mendengarnya dan segera mengalirkan salah satu pancuran surga untuk menyirami mereka semua. Namun bila ada sebagian bunga yang terlanjur mati, jangan bersedih, biarkanlah saja ia. Karena setiap ada bunga yang mati dari jenis apapun, maka bangkainya tidak akan membusuk namun akan kembali tumbuh menjadi bunga bunga baru yang jauh lebih cantik.
Sang dewapun pulang kelangit untuk beristirahat dalam waktu yang sangat panjang. Dibumi tinggallah bunga bunga dan sang gadis cantik jelita yang senantiasa riang melaksanakan pekerjaannya. Setiap hari, tak mengenal masa, tak mengenal usia, ia terus saja merawat bunga bunga dengan kasih sayang, cinta dan pengorbanan.

Kontes Seo Astaga.Com Lifestyle On The Net
Berhadia 30 Juta Lebih
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.











