Aku Kagum

Aku kagum kekuasaan manusia
Yang besar
Yang Kuat
Aku kagum kepandaian manusia
Yang canggih,
Yang rumit,
Yang terus berkembang,
Yang serba tahu.
Aku kagum indra manusia
Yang menerawang,
Yang menyulap muslihat.
Aku kagum kekuatan manusia
Yang mampu mengubah dunia,
Yang mampu menundukkan sesamanya,
Yang mampu menindas dengan semena.
Aku kagum kekayaan manusia
Yang melimpah ruah,
Yang menyihir, menggerakkan, menundukkan, karena uangnya.
Aku kagum imajinasi manusia
Yang menghiasi kenyataan dengan keindahan,
Yang meramu kata menjadi haru biru,
Yang melumuri kanvas menjadi panorama.
Aku kagum rumah mewah,
Aku kagum mobil,
Aku kagum menteri, presiden,
Aku kagum paranormal, dukun, tukang santet, tukang sihir, tukang sulap,
Aku kagum perampok, pencopet, pencoleng, koruptor,
Aku kagum artis, bintang film, penyanyi, penghibur malam, pelacur,
Aku kagum semuanya, yang nampak, yang nyata, yang menghias dunia.
Tapi kenapa aku jadi lupa?
Bahwa itu semua menunjukkan Allah sedang menampakkan sebagian kecil kekuasaannya di dunia?
Tapi kenapa aku jadi khilaf?
Bahwa semuanya Dia yang punya?
Bahwa manusia diberi pengetahuan melainkan cuma sedikit?
Bahwa setan itu diberi tahu rahasia keghaiban melainkan cuma sedikit, selainnya bohong?
Kenapa aku jadi alpa, hingga aku tidak kagum dengan Yang Maha Segalanya?
Kenapa aku tidak merasa berdosa, hingga aku mengingkari kekuasaan-Nya?
Kalau aku begitu kagum dengan makhluk bernama “manusia”, kenapa aku tidak kagum dengan dzat yang bisa menciptakan manusia? Sungguh bodoh aku!
Kenapa aku tidak kagum dengan dzat yang telah menciptakan organ ajaib bernama “otak”, hingga manusia seolah mampu melakukan dan menciptakan segalanya?
Kenapa aku tidak berpikir, betapa berkuasanya Allah yang telah menciptakan manusia hingga milyaran jumlahnya, lengkap dengan keinginan-keinginannya, mengatur kebutuhan-kebutuhannya, perjalanan hidupnya, cita-citanya, nasibnya, interaksinya satu dengan yang lainnya?
Kenapa aku tidak berpikir, betapa rumitnya mengatur milyaran manusia yang masing-masing punya keinginan dan perasaan?
Subhanallah, betapa besar kekuasaanMu Ya Allah…








