Medical Check Up : Sehat Sebagai Prioritas
“ Health is not valued till sickness comes. ”
| ~Thomas Fuller |
Sudah menjadi suatu kebiasaan di negara kita, bahwa umumnya orang2 tidak akan pergi ke dokter atau public health service apabila tidak merasakan keluhan apa-apa pada kesehatannya. Bisa dibilang hal ini memang sudah menjadi budaya di masyarakat kita. Berbeda sekali dengan di negara maju dimana masyarakatnya dudah menjadikan hal ini sebagai gaya hidup, mereka tidak ragu mengalokasikan sekian persen dari pendapatannya secara khusus untuk pemeriksaan kesehatan rutin dan hal tersebut dilakukan secara teratur walaupun tidak ada keluhan kesehatan yang berarti.Apa yang membedakan?
Penyebabnya adalah kesadaran akan pentingnya nilai kesehatan itu yang belum ada di masyarakat kita dan belum menjadi prioritas. Umumnya orang baru merasa membutuhkan dokter apabila sudah ada keluhan dan merasa dirinya sakit. Belum lagi alasan ekonomi yang selalu menjadi juara. Kenapa harus menghamburkan uang untuk periksa kesehatan padahal tidak sakit? Lebih baik uangnya untuk membeli ini itu dan sebagainya. Padahal tanpa kesehatan, segalanya menjadi tidak berarti apa-apa karena kita menjadi tidak dapat melakukan apa-apa.
Mengapa penting melakukan medical check up?
Semakin bertambah umur kita, fungsi organ-organ tubuh kita juga semakin menurun hal ini karena kondisi sel-sel tubuh kita semakin menua. Kondisi kesehatan masing-masing orang berbeda karena daya tahan tubuh setiap orang dan gaya hidup masing-masing tidak sama.
Bagaimana kita bisa mengetahui apakah kondisi tubuhnya kita fit atau tidak untuk tetap dapat menjalankan kehidupan ? Tentu kita tidak bisa mengukurnya hanya dari diri kita sendiri yang merasa tidak ada keluhan dan merasa tidak ada bagian dari tubuh kita yang terasa sakit. Karena banyak penyakit yang tidak menampakkan gejala apapun pada awalnya dan ternyata saat terdeteksi sudah terlambat dan menjadi sulit disembuhkan. Inilah pentingnya kita melakukan medical check up secara rutin, karena banyak penyakit serius yang apabila terdeteksi secara dini, ternyata pengobatannya menjadi sangat mudah dan tentu jauh lebih murah dibandingkan apabila kita mengetahuinya saat penyakit sudah pada tingkat lanjut. Kalau memang kita memiliki dana untuk itu, kenapa tidak?
Ingat kesehatan adalah aset yang paling berharga. Kesehatan dapat menjadi sesuatu yang sangat mahal harganya saat kita jatuh sakit dan kita menyadari sudah tidak dapat lagi meraihnya. Saat itu kita sudah tidak dapat lagi melakukan apa-apa.
dr.Ruri Diah Pamela
www.ruripamela.multiply.com
No related posts.











April 11th, 2008 at 12:35 pm
Sounds attractive. I’m totally agree with you.