postingan pertama yang nekad dari saya..


Apologize
Musik terhenyak aku marah.
Dentuman nafsu drum dan teriak saxophone menyeruak.
Tak terarah.
Amarahku membuncah.
Detik-detik alunan hari akhir seolah menggelitik waktu.
Aku yang kecil masih berjongkok di dalam hatiku.
Menjadi pecundang di hadapan Tuhan.
Urat-urat penyesalan seolah maya di selaput duri manusia.Kaum nestapa yang tak kenal kata Tuhan dan Neraka.
Aku yang kecil masih berjongkok di dalam hatiku.
Menutup telinga ketakutan tak hendak mendengar apa yang Malaikat teriakkan.
Goncangan melumpuhkan urat nadi bumiku.
Bukan hendak aku berlari mencari Tuhan.
Aku masih berjongkok di dalam hatiku.
Tak terbata terlebih mengeja atau gelagapan mencari kata pembelaan di peradilan Malaikat.
Aku masih berjongkok malu dan takut.
Mungkin maaf bukan yang hendak Tuhan mau.
Bukan maaf yang menjadi tiket biar selamat lewati Syirotul Mustaqin…
Makannya aku tak berkata, maaf misalnya.
Aku hanya berjongkok menutup telinga.
Di dalam hati, bunker teraman sampai detik habis bumi.
22-11-2009![]()
![]()
![]()










