Him..
dia.. yang membuatmu merasa layak disayangi, membuatmu merasa layak dicintai.. dia membuatmu merasa diinginkan, dilindungi, dimanjakan..
bersamanya.. membuatmu merasa cukup, membuatmu merasa tenang, membuatmu merasa pulang.. He’s your home..
tempatmu pulang, mengadu, berkeluh kesah, menangis, bersandar, berbagi, berlindung, tertawa, belajar, bertanya.. tempat dimana kamu merasa menjadi dirimu seutuhnya.. tanpa ragu.. tanpa perlu khawatir akan penilaiannya terhadapmu..
karena dia ada untukmu.. dengan senyumnya yang membuatmu tenang, dengan pundaknya yang menjadi tempat ternyaman untukmu menangis.. dengan tangannya yang selalu menuntunmu, dan dengan ciumannya yang selalu membuatmu merasa telah menemukan jalan untukmu pulang..
yeahh… pulang!! dimana kamu dapat melpaskan topeng ketegaranmu, menyandarkan seluruh bebanmu, bersembunyi dari segala ketakutanmu, menangiskan semua keresahanmu.. hanya dengan memeluknya.. dan kamu pun merasa pulang!! amazing isn’t it??
saat bersamanya.. kamu merasa tidak memerlukan apapun lagi, tak menginginkan siapapun lagi.. kamu berharap agar waktu berjalan lambat, sangat lambat.. bahkan jika mungkin kamu berharap dapat menghentikan waktu.. agar kamu bisa terus bersamanya.. memeluknya.. karena hanya pada saat itulah kamu bisa merasakan hal-hal yang menakjubkan itu.. hal-hal yang membuat kebiasaanmu, cara berfikirmu, bahkan hidupmu berubah!!
karena itulah.. kamu berusaha memanfaatkan waktu dengan baik, menikmati setiap detik kebersamaan kalian.. karena kamu tau, kamu sepenuhnya sadar, bahwa hanya itulah yang kamu miliki..
kamu tidak pernah berusaha melawan waktu, tak berusaha menahan perasaan, dan yang terpenting..kamu tidak pernah berusaha mengingkari kenyataan..
bahwa ketika waktumu untuk saat itu telah habis, kamu harus dengan senyum.. mellihatnya berdiri, merapikan pakaian, lalu rambutnya, membereskan kembali barang-barangnya.. lalu kemudian memelukmu erat, membelaimu dengan penuh sayang.. sambil kemudian memberi pesan-pesan pendek yang selalu kamu tanggapi dengan senyuman.. menciummu penuh kasih.. mengucapkan “Selamat malam dan tidur yang nyenyak..” untuk kemudian melangkah keluar, bergegas pergi.. pulang.. ketempat dimana dia seharusnya berada.. kembali ke tengah-tengah orang yang lebih berhak atas dirinya.. dan itu sudah jelas.. bukan kamu..
setiap kali kamu memikirkan tentang hal itu.. hatimu sakit.. kamu merasa bersalah, kamu merasa berdosa.. dan dengan penuh kesadaran, kamu tau semua itu..
itulah sebabnya.. kamu memilih untuk tidak memikirkan tentang itu.. kamu memilih untuk menutup matamu, menutup telingamu akan hal itu.. karena kamu tidak pernah merasa ingin merebutnya.. mencurinya.. tidak pernah!!
kamu hanya ingin bersamanya.. tidak perlu setiap saat, hanya beberapa jam dalam sehari, beberapa hari dalam seminggu..
karena kamu hanya ingin pulang.. sebentar saja.. hanya untuk merasakan apa yang selama ini kamu cari.. dan ternya kamu temukan ada pada dirinya, yang tak bisa kamu miliki.. yang tak bisa bersamamu setiap saat kamu inginkan, setiap saat kamu butuhkan..
tapi kamu merasa cukup, kamu merasa bahagia, meski harus berbagi.. karena buatmu.. He’s your home.. tempat kamu pulang.. dan kamu tidak merasa harus pulang.. setiap hari…
No related posts.










