Jomblo …… why not?
Istilah pacaran tidak lepas dari Remaja, atau lebih kerenya disebut ABG (Anak Baru Gede), kemudian Remaja juga biasanya bangga and gaul bila sudah memiliki teman istimewa. Sebab untuk bisa memiliki teman istimewa kita tuch butuh perjuangan dan pengorbanan yang sangat berat, selain itu Remaja pun harus mempunyai keberanian diri, PD abis, berani bersaing dan buang rasa malu jika nantinya di tolak tuh kan nggak kalah beratnya pas pahlawan berjuang untuk kemerdekaan (upz ngawur aje).
Terkadang remaja menjadikan sebuah tantangan sebagai pencarian jati diri, sebab jika ia mampu mengalahkan tantangan tersebut dan mendapatkan hati orang yang dicintainya, terasa menjadi Remaja yang seutuhnya. Bahkan itu semua menjadi sebuah agenda terpenting dalam hidup, dan menjadi sebuah pembicaraan hangat dengan teman sejawat, apalagi dijadikan ajang curhat, karena kalau diperhatikan kebanyakan remaja menjadikan percintaan sebagai tema wajib pas curhat.
Kemudian biasanya memiliki seorang teman istimewa adalah sebuah keharusan, padahal tidak demikian, juga terkang pertanyaan seputar itu pun sering terlontar setiap kali jumpa, dan lebih tragisnya lagi jika jawaban pertanyaan itu belum terkadang mereka mendapat gelar kampungan. Padahal jomblo itu belum punya pacar bukankah sebuah musibah besar, hanya saya mungkin butuh waktu, akan tetapi gelar tersebut membuat resa bagi yang status Jomblo.
Melihat kondisi seperti demikian seharusnya sekarang Remaja lebih mempersiapkan diri untuk menyosong masa depan yang semakin hari semakin semu, sehingga membuat kita untuk lebih bersungguh-sungguh belajar sebagai persiapan masa depan memang persoalan pacar terkadang menjadi sebuah hiburan ditengah-tengah kejenuhan saat belajar, bukan cuma itu pacar juga bisa menambah semangat sebagian remaja, akan tetapi itu semua hanyalah sesaat, karena jika datang titik kejenuhan dalam pacaran bisa membuat segala sesuatunya berantakan. Disamping itu banyak juga diantara mereka yang memilih pacar justru prestasinya menurun jadi adanya pacar nggak ngebuat suasana hidup kita lebih nyaman dan memberikan nilai tambah apa-apa terhadap masa depan remaja. So kenapa risau dan balau jika dikatakan kampungan. Dan ternyata posisi pacarpun pada saat sekarang ini sudah bukan lagi sekedar menghilangkan kejenuhan, banyak di antara mereka telah terbawa arus kebebasan dan bujukan syaitan yang akhirnya terjebak pada asmara buta dan menjerumuskan kedalam jurang perzinahan.
Rasa cinta memang iststink, setiap remaja normal pasti mempunyai perasaan tersebut, meskipun itu semua sudah menjadi kodrat manusia tapi manusia harus mampu dan dapat mengendalikannya. Bukan malah membunuh atau menghilangkan perasaan tersebut dari diri remaja sepatutnya rasa cinta itu kita realisasikan dimana saat kita matang dan mapan sehingga bersikap propesional dalam bercinta lalu lebih baiknya sudah diikat dalam bentuk pernikahan untuk menghindari dari perzinahan.
Untuk itulah buat kamu remaja yang masih duduk dibangku SMU jangan khawatir dan cemas kalau belum punya pacar, apalagi yang masih dibangku SMP inget lho masa depan kalian masih panjang, perjalanan hidup masih jauh dan penuh liku. Cobalah untuk menata dahulu masa depan kamu agar dapat menciptakan sebuah prestasi yang dibanggakan, karena itu menjadi jalan mulus ketika hendak lanjut ke sebuah PTN. Mulailah untuk menyingkirkan pernak-pernik yang mengganggu konsertasi belajar, karena pada saatnya nanti kalianpun mendapatkan apa yang kamu inginkan saat PUBER datang, malah mungkin saat kamu sukses banyak orang yang mengejar kalian. Allah-pun pada dasarnya sudah menentukan jalan hidup kita terutama tentang jodoh. So jomblo buat tambah prestasi nggak ada salahnya.
Persoalan cinta untuk remaja masih sebuah idealis, tapi ketika sudah berjalan semua berkata lain, yang penting bagi remaja untuk saat ini masa depan harus menajdi prioritas utama, dan semua harus ter-Manage dengan baik, lihat untung dan ruginya, karena waktu terus berjalan, jangan sampai penyesalan itu datang dan akhirnya timbul kekecewaan atas kecerobohan kita sebagaimana dalam Q.S An-Naba:40 “alangkah baiknya aku dahulu adalah tanah” selain itu dalam Q.S Ibrahim:44 “ya tuhan kami beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami kedunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan engkau dan akan mengikuti rasul-rasul-Mu”.
Agar remaja tak menyesal dimasa yang akan datang baik dunia atau akhirat, mulailah menanamkan prinsip “nggak pacaran sekarang tuk ukir prestasi yang gemilang, menjadi generasi yang cemerlang” so jomblo…… why not?
No related posts.







