Manusia Terlahir Suci
Manusia Terlahir Suci
Sejak Adam dan Hawa, manusia memunyai relasi yang cukup dekat dengan Allah. Manusia begitu mudahnya menemui Allah dan berbicara kepadaNya. Ini tidak hanya sekedar kisah, namun juga tertulis di seluruh kitab suci agama semit (Yahudi, Kristen dan Islam). Konsep hubungan antara Allah dengan manusia sudah tercipta, sejak awal penciptaan. Kemudian dalam sebuah pencobaan akhirnya manusia jatuh dalam dosa. Mulai dari sini hubungan Allah dengan manusia mulai merenggang. Manusia begitu bebas menentukan hidupnya tanpa merasakan campur tangan Allah.
Dalam proses kehidupan manusia di kemudian hari, semakin banyak manusia hidup tidak taat akan aturan. Manusia semakin sulit untuk merasakan peran karya Allah di dalam kehidupan. Namun karena manusia adalah hasil dari karya Allah sendiri, maka tidaklah Allah akan meninggalkan hasil ciptaanNya begitu saja. Oleh karena itu, melalui perantaraan para nabi sebagai utusan Allah, manusia pelan-pelan dipulihkan kembali untuk menjalin relasi yang special. Begitulah kiranya sebuah cerminan dari awal kehidupan sampai pada tumbuhnya sikap manusia akan kehadiran Allah. Barangkali ini yang menjadikan manusia harus berjuang untuk mendapatkan sorga. Perjuangan ini yang harus dilalui melalui kepekaan manusia akan kehadiran Allah dalam keseharian. Manusia mulai kembali mencari dimana bisa menemukan Allah. Imajinasi manusia tumbuh seiring dorongan hati, bahwa hidup akan lebih berarti dengan kehadiranNya.
Manusia sebenarnya sedang berproses, bagaimana karya Allah dapat ditemukan tidak jauh dari diri sendiri. Melihat manusia, mulai membuka diri, maka Allah menghadirkan para nabiNya. Melalui NabiNya, manusia mendengarkan perintahNya. Ajaran-ajaran para nabi ini, membawa manusia agar selama hidupnya menuju pada kesucian. Karena melalui kesucianlah manusia dapat merasakan bahwa Allah berperan di dalam kehidupan ini. Tetapi untuk mencapai taraf kesucian ini, tidaklah mudah. Mengapa? Manusia yang sudah bergelimang dosa, memunyai perjuangan yang cukup berat. Manusia harus menyangkal dirinya untuk memberikan hidupnya bagi kemuliaan Allah. Dengan berpuasa sebulan penuh, itu adalah ujian. Batin dan sikap hidup diuji untuk mencapai taraf kesucian. Baik lahir maupun batin. Suci itu bersih dan putih, maka dari itu, manusia perlu mengembalikan hakekatnya pada pribadi yang terlahir sejak awal. Yaitu sebuah kesucian. Ini yang sudah dilakukan oleh para Nabi sejak awal. Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin.











June 8th, 2011 at 9:36 pm
There are some inviting points in interval therein article but I don’t know if I see all of them sentiments to mid-section .
June 9th, 2011 at 4:08 pm
hey, this ascendancy be scant offtopic, but i am hosting my locale on hostgator and they will suspend my hosting in 4days, so i would like to apply to you which hosting do you use or recommend?
June 10th, 2011 at 10:22 pm
I admire the author of this blog, it looks very interesting.
June 11th, 2011 at 9:53 pm
This really is excellent article ! I simply love’d this !
June 13th, 2011 at 8:47 am
Ha, that? Duly a Genuinely high-minded suggestion. Diverse thanks so much for this!
June 19th, 2011 at 11:04 pm
Overall command of the guard blog and especially this article.
July 5th, 2011 at 7:53 pm
Cool sites…
[...]we came across a cool site that you might enjoy. Take a look if you want[...]……
July 17th, 2011 at 10:31 pm
Make sure you go on with your fantastic blog posts, I truly like them.
January 5th, 2012 at 1:23 am
What seems to be most important…
[...]…has been done several times on many occasions. Only after substracting those they’ve learnt the right economical approach to…[...]…