White
WHITE
Beberapa hari yang lalu aku ngubungin seorang teman lama yang emang kebetulan lagi ulang tahun. Setelah say hepi b’day en sejenisnya iseng aku nanya.
“Lagi ngapain?”
“Ngecat rumah”
Ho ow, sebagai pemberitahuan, temanku ini emang lagi hepi-hepinya cause baru beli rumah baru. Dee… selamat ya. Masih dalam rangka iseng, aku nanya lagi.
“Warna Apa?”
Singkat dia ngejawab,”White”
Dan hehe… aku otomatis ngoment,
“Ya… kok putih sih?”
Hihi, rada sewot dia bilang gini,
“Enak aja. Putih kan suci, trus warnanya bikin terang lagi.”
Aku cuma ketawa-ketawa. En walaupun aku tau dianya sebel aku ngomong lagi ( dasar cerewet !)
“Iya sih, but kayak yang gak ada warna laen aja. Yang romantis, yang membangkitkan daya imajinatif, yang sejuk, yang teduh, yang seksi… ”
Hihihihi… aku tau pasti di ujung sana temenku lagi manyun sepanjang tiga senti hahaha…
Dipikir-pikir siapa yang gak sewot emang sih, lha wong rumah rumah dia juga. Ngapain aku yang rese.
But, aku jadi melambungkan anganku pada kata-kata pembelaannya yang bilang, putih itu kan suci. Bener emang, lha lambang bendera kita aja merah putih kan? Itu juga kali ya… penyebabnya kenapa kantor2 pemerintahan di negara kita ini kebanyakan berwarna putih? SUCI. Biar para pejabat negara punya hati yang suci murni buat melayani masyarakat, dan bukannya malah semakin menyengsarakan rakyat.
He eh
Putih itu suci.
Dan sebagai penutup pembicaraanku di telpon dengan temenku itu. I say…
(rada ngebujuk juga sih, cause dianya udah semi ngambek)
” Bercanda kok. Putih bagus juga… sama kayak kantor walikota… hahaha Dagh”
November 2008
No related posts.










